Saya, jalan-jalan, pergi ke kantor dan kemana-mana pake motor honda supra, keluaran tahun 2000. selain karena mobile dan compact, sepertinya saya belum merasa nyaman kalau harus memulai kredit mobil, dan naik motor di Jakarta, untuk sementara ini saya anggap masih the most reliable vehicle at moment. Biasanya saya mengisi bensin di pom bensin mampang deket rumah, seperti biasa, mesin pom buat motor dipisah, ada dipojok, disitu hanya ada satu tempat pengisian Bensin, karena hanya ada satu, bisa ditebak, antriannya panjang sekali, sampai jauh ke belakang. Rata-rata saya mengantri untuk mengisi bensin setengah jam bahkan lebih! Anda bisa bayangkan bagaimana 'bete' dan capenya setelah seharian beraktifitas harus menunggu antrian buat isi bensin, kalo tidak, bahaya, saya tidak bisa kemana2 lagi dong.
Beberapa hari yang lalu, beberapa meter sebelum pom bensin tempat biasa saya mengisi bensin, sedang dibangun sebuah tempat, mirip-mirip bangunan pom bensin. Waktu itu tidak pernah terlintas dipikiran saya, kalau di tempat itu mau dibangun pom bensin, karena tepat beberapa meter dari sana sudah ada pom bensin. masa pom bensin dempetan ...? Tapi perkiraan saya salah, ternyata disana memang dibangun pom bensin! Yang beda adalah logonya, yang biasanya saya lihat, yang namanya pom bensin itu bermerek pertamina, tapi yang saya lihat waktu itu bermerek shell! Gila, hanya beberapa langkah aja dari pom pertamina. Pasti head to head dong.
Setiap hari saya lewat pom itu dan semakin penasaran untuk mengisi bensin di tempat baru itu. Saya pikir itu Pom Bensin itu hanya buat mobil aja, karena kelihatannya eklusive, di pertamina aja tempat buat motor dipojokan, apalagi di shell.. pikir saya. tapi lagi-lagi pikiran saya salah, ternyata banyak juga motor yang masuk kesana.
Pas kebetulan bensin motor saya habis, tanpa pikir panjang, langsung saya belokin ke sana. Di pintu gerbang udah ada yang nyapa, dan mengarahkan motor saya ke mesin pom yang kosong, gila, biasanya saya disuruh ke pojokan kalau mau mengisi bensin, disini malah diarahkan ke tempat yang kosong! Disana saya disapa lagi dengan ramah, dijelaskan, bensin2 apa aja yang mereka jual, mereka menyediakan bensin dengan 2 jenis, yaitu super dan super extra. Harganya lebih mahal di banding premium atau pertamax sekalipun, sambil motor diisi bensinnya, saya iseng2 menghitung jumlah mesin pomnya, ada 24 biji! pantesan enggak pake antri, ada neon board disamping saya bertulisan BBM rasa global..
saya tidak tahu apakah bensin ini lebih bagus atau malah lebih jelek dari premium, pengetahuan saya tentang product knowledgenya product ini nol. Yang saya tahu harganya lebih mahal, tapi saya sangat nyaman disini, dapat pengalaman yang lebih baik tentunya dibanding jika saya mengisi bensin di pertamina. Satu lagi kasus experience marketing, bahkan bensin pun bisa memiliki experince branding, penekanan pada customer interface, dan tentunya diferentiation untuk memenangkan heart share konsumen. nanti saya jelaskan apa saja yang bisa dilakukan untuk mengenai experience marketing ini.